Kamis, 19 Mei 2016

Tempe

Jika mencari sumber protein nabati, tempe bisa menjadi alternatif yang patut dipertimbangkan. Hanya dengan mengkonsumsi 115 gram tempe, anda akan memenuhi  41% kebutuhan protein harian. Tak hanya protein, tetapi sekaligus juga mendapatkan manfaat kesehatan yang ditawarkan kedelai

Columbia University Health Service menyebutkan bahwa kedelai bisa menurunkan kadar kolesterol jahat, melindungi tubuh dari penyakit jantung, meningkatkan kepadatan tulang sehingga juga bermanfaat mencegah osteoporosis. Makanan olahan yang berbahan dasar kedelai juga diketahui membantu menangkal kanker prostat.

Minggu, 08 Mei 2016

Ikan

Bahan yang segar memang selalu lebih baik, termasuk sumber nutrisi yang masuk ke dalam tubuh anda. Berdasarkan penelitian di Australia, menonsumsi ikan segar jauh lebih ampuh mengatasi tekanan darah tinggi ketimbang hanya mengonsumsi minyak ikan dalam bentuk suplemen.

Penderita penyakit jantung koroner yang setiap hari mengonsumsi 1 gram asam lemak omega-3 dari daging salmon mengalami penurunan tekanan darah. Sebaliknya, seseorang yang mengonsumsi 1 gram omega-3 dalam bentuk suplemen tidak mengalami penurunan tekanan darah. Menurut penelitian tersebut ikan segar memiliki kandungan nutrisi yang tidak terdapat pada suplemen omega-3.

Talas

Mengkonsumsi talas dapat mencegah risiko gangguan jantung dan tekanan darah tinggi. Talas rebus tanpa tambahan apapun bebas dari kolesterol. Selain itu kandungan sodium (natrium) tiap 132 gram talas hanya 20 miligram atau hanya satu persen dari batasan kebutubahn harian tubuh akan sodium. Talas juga kaya kandungan mineral. Secangkir talas mengandung 10 persen magnesium dan fosfat, serta 13 persen tembaga yang cukup untuk memenuhi kebutuhan harian.

Mbote

Banyak nama untuk mbote, terkadang disebut sebagai keladi, bĂȘte atau nama lainnya. Kulit luar mbote berambut dan umbinya beruas-ruas. Untuk mengkonsumsi mbote biasa umbinya diolah dengan cara direbus. Mbote kaya karbohidrat kompleks dan serat sehingga dapat dijadikan alternative pengganti nasi dan roti.

Gembili

Gembili adalah umbi-umbian yang teksturnya mirip seperti ketela rambat, berwarna putih, rasanya manis bahkan lebih manis dari ubi madu. Gembili mengandung inulin, yaitu senyawa yang bermanfaat untuk merangsang pertumbuhan mikroorganisme baik dalam usus besar, meningkatkan fungsi usus untuk membuang sisa-sisa makanan, meningkatkan produksi vitamin B, dan meningkatkan penyerapan kalsium.

Ubi Jalar

Ubi jalar / ketela rambat, adalah umbi yang kaya serat. Ubi jalar yang dimasak dengan kulitnya memiliki kandungan serat yang lebih banyak dibandingkan seporsi oatmeal. Selain itu kadar indeks glikemik dari ubi jalar lebih rendah dari pada nasi putih ataupun roti. Artinya ubi jalar baik untuk dijadikan pengganti nasi yang tidak memicu peningkatan kadar glukosa dalam darah. Ubi jalar mengandung vitamin C dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi 66% kebutuhan harian akan vitamin C. Dengan kandungan serat yang tinggi ubi jalar dapat mencegah sembelit. Kalsium dan potassium (kalium) dalam ubi jalar bermanfaat untuk meringankan radang perut.

Singkong

Singkong / ubi kayu / ketela pohon. Singkong merupakan salah satu dari tiga sumber karbohidrat utama di dunia dan menjadi sumber makanan bagi 500 juta penduduk bumi. Kadar tepung singkong sangat tinggi dan mengandung kalsium, dietary fiber, zat besi, mangan, fosfor, potassium (kalium), vitamin B6, dan vitamin C dalam jumlah yang signifikan.


Salah satu manfaat terbaiknya ditunjukkan oleh sebuh penelitian di Filipina, pada penelitian tersebut memperlihatkan singkong menutunkan kadar kolesterol LDL (jahat) dan triglyceride karena kandungan seratnya yang tinggi.

Selasa, 03 Mei 2016

Jahe


Jahe bermanfaat untuk kesehatan pencernaan. Peneliti di University of Michigan mengatakan, orang yang mengunyah suplemen jahe setiap hari selama 28 hari mengalami penurunan kadar radang pengebab kanker usus, dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi placebo.

Para ahli dari pusat penelitian aroma di Chicago yakin bahwa dengan menghirup aroma jahe dapat membantu meredakan sakit perut.

Selain itu jahe juga memiliki manfaat menutrisi kulit untuk menjaga kelembapan kulit  dan mencegah penuaan dini. 

Kiwi

Penelitian di Taiwan mengatakan , saat penderita insomnia memakan dua buah kiwi satu jam sebelum tidur setiap malam selama empat minggu, mereka akan tertidur 35% lebih cepat dari biasanya.  Karena kiwi mengandung serotonin, zat kimiawi otak yang menagatur siklus tidur.

Kiwi juga kaya akan vitamin E yang bermanfaat untuk meregenerasi kulit dan mencegah kerusakan serabut kolagen dan elastin yang memicu kulit keriput

Brokoli

Journal of Agricultural and Food Chemistry menulis, brokoli punya kekuatan penakluk kanker lima kali lebih besar dibandingkan suplemen yang terbuat dari tanaman ini. Karena brokoli dalam format alami (kecambah atau kuntum) mengandung bentuk aktif dari enzim yang membantu tubuh anda menggali kandungan bermanfaat yang disebut isotiosianat

Saran: konsumsi brokoli mentah atau setengah matang. Panas bisa mengurangi aktifitas enzim tersebut.